5 Langkah Bijak Ini Membantu Anda Saat Berbeda Pendapat, Yang Ke-4 Wajib Dilakukan!

Daftar Isi

Memiliki pemahaman yang berbeda dengan orang lain atau teman adalah hal yang wajar terjadi. Baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat hingga pekerjaan, beda pendapat akan suatu hal didasari atas pola pikir yang tidak dapat Anda hindari.

Artikel ini akan membantu Anda untuk memahami segala aspek tentang beda pendapat. Seperti penyebab, sikap untuk menghadapi teman yang memiliki pendapat berbeda, perbedaan ketika melakukan diskusi, hingga sikap yang harus dilakukan untuk menghadapinya.

Lalu, apa yang sebaiknya kamu lakukan jika ada perbedaan pendapat? Berikut ini adalah lima langkah bijak dan sikap yang benar ketika terjadi perbedaan pendapat adalah:

5 Langkah Bijak Ketika Berbeda Pendapat

Ketika berada dalam lingkungan sosial atau profesional, berbeda pendapat adalah hal yang wajar terjadi. Namun, bagaimana kita menghadapi perbedaan pendapat tersebut dapat mempengaruhi hubungan dan efektivitas kerja kita.

Kita akan membahas 5 langkah bijak yang dapat membantu kita menghadapi perbedaan pendapat dengan cara yang konstruktif dan membangun. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kita dapat menciptakan suasana yang harmonis dan kolaboratif, sehingga potensi konflik dapat diatasi dengan baik.

1. Pahami Perbedaan Pola Pikir Setiap Orang

Pola pikir setiap orang dapat berbeda karena terjadi perbedaan pada lingkungan, keluarga, hingga cara didik yang diterima oleh orang tersebut.

Sehingga ketika menghadapi suatu permasalahan, Anda akan bertemu dengan orang yang memiliki pola pikir berbeda dengan Anda. Hal itu yang mengakibatkan terjadinya beda pendapat antara Anda dengan orang sekitar, bahkan dapat terjadi pada teman terdekat.

Anda tidak harus setuju dengan pendapat orang lain meskipun itu adalah seorang teman dekat. Jika ada teman yang berbeda pendapat, sikap kita sebaiknya tetap menghargai pendapat yang dimiliki setiap orang.

Baca juga : 

3 Contoh Konflik di Tempat Kerja dan Cara Mengatasinya

2. Tidak Memaksa Orang Lain untuk Sependapat

Perbedaan pendapat bukan berarti masalah benar atau salah, sehingga Anda tidak dapat memaksa teman agar memiliki pendapat yang sama. Ketika Anda tidak setuju dengan jalan pemikirannya, Anda cukup mendengarkannya saja.

Menjaga sopan santun dan tunjukkan bahwa Anda tetap menghargai orang tersebut, khususnya teman dekat. Jika melakukan langkah ini, Anda sudah belajar untuk tidak egois karena tidak memaksa orang lain harus mengikuti pendapat Anda.

3. Pahami Setiap Orang Memiliki Tujuan yang Berbeda

Umumnya beda pendapat dapat terjadi karena setiap orang memiliki tujuan masing-masing. Sehingga wajar ketika Anda akan mengalami perbedaan pendapat dengan orang lain.

Karena setiap orang memiliki tujuan kehidupan yang berbeda, maka dibutuhkan pemikiran yang realistis dan lebih terbuka agar dapat mencapai tujuan tersebut. Meskipun teman dekat, tidak selamanya mereka akan memiliki tujuan yang sama dengan Anda.

4. Belajar untuk Saling Menghargai Perbedaan Pendapat

Terjadinya perbedaan antara Anda dengan orang lain dapat dijadikan sebagai pembelajaran agar dapat saling menghargai satu sama lain. Bukan untuk bersitegang karena terjadinya perbedaan pola pikir dan memandang suatu masalah.

Anda dapat belajar untuk membuka diri agar mendapat ilmu baru, seperti dengan mengetahui cara pandang orang lain ketika menghadapi suatu masalah.

Namun jangan mudah terpengaruh oleh pandangan orang lain. Karena orang yang teguh pada pendiriannya, merupakan ciri orang yang memiliki prinsip dalam hidupnya.

5. Memberikan Kesempatan Orang Lain untuk Berbicara

Dalam suatu tim atau organisasi memiliki anggota yang memiliki kepribadian berbeda satu sama lain. Mengelola kepribadian seseorang yang kuat atau dominan adalah tantangan terbesar.

Namun bukan berarti Anda membiarkan orang tersebut untuk mengendalikan pembicaraan.  Kemudian, bagaimana jika ada perbedaan pendapat saat melakukan diskusi?

Anda dapat memberikan kesempatan anggota lainnya untuk berbicara, dengan hal tersebut Anda dapat membantu forum agar lebih tenang dan tetap fokus pada pembahasan.

Menurut Journal of Business Ethics yang berjudul “The Power of One: Dissent and Organizational Life”  jika berada dalam suatu organisasi, Anda akan mencoba berbagai inovasi agar dapat menciptakan lebih banyak keterbukaan, hingga meningkatkan praktik etis. Namun ketika terjadi perbedaan pendapat, seluruh anggota akan menerima konsekuensi.

Hal tersebut dapat mengakibatkan lingkungan menjadi tidak etis, atau tidak kondusif bagi para anggota atau karyawan lainnya.

Saat menghadapi berbagai permasalahan, baik itu kehidupan sehari-hari atau bahkan dalam suatu forum diskusi, beda pendapat menjadi hal yang seringkali terjadi. Bagaimana cara untuk menyelesaikan perbedaan pendapat antara Anda dengan orang lain?

Menurunkan ego pribadi agar terciptanya kehidupan yang rukun dan damai adalah hal yang mudah namun bagi beberapa orang terkadang sulit untuk menerapkannya. Contohnya ketika sedang terjadi diskusi, tentu ada beberapa orang yang tidak menghargai bahkan mencari celah.

Sedangkan ketika diskusi terjadi, tujuan utamanya bukan untuk mencari benar atau salah. Melainkan menerima berbagai pendapat dan pola pikir dari masing-masing individu agar menemukan solusi atau jalan keluar terbaik.

Perbedaan pendapat tidak hanya terjadi dalam lingkup pekerjaan, terkadang dalam hubungan pertemanan Anda juga dapat mengalaminya. Lalu sebenarnya apa yang menjadi penyebab dari terjadinya perbedaan pendapat?

Penyebab Terjadinya Perbedaan Pendapat

Perbedaan pendapat memiliki peran penting dalam setiap aspek kehidupan, khususnya pada tempat kerja. Agar setiap individu dapat berkembang, Anda harus memberikan solusi untuk memecahkan masalah.

Namun pada pelaksanaannya, setiap individu memiliki solusi yang berbeda untuk pemecahan satu masalah. Hal tersebut pada akhirnya menimbulkan terjadinya perbedaan pendapat.

Begitu pula jika ada teman yang berbeda pendapat dengan Anda. Anda dan orang tersebut memiliki pola pikir dan cara menilai sesuatu hal yang berbeda. Tidak selamanya beda pendapat adalah hal yang buruk.

Sesuatu yang menyebabkan perbedaan pendapat, yaitu  jika Anda tidak ingin mendengarkan lawan bicara. Hal tersebut dapat mengakibatkan orang lain menjadi sulit untuk mengungkapkan pendapat, atau bahkan memandang negatif pada Anda.

Umumnya perbedaan pendapat juga erat kaitannya dengan sisi emosional. Merasa tidak didengar, atau tidak mau didengar adalah salah satu contoh beda pendapat yang terjadi dan melibatkan aspek emosional.

Pada aspek pekerjaan, Anda dapat mengemas perbedaan pendapat ini dengan menambahkan solusi. Sehingga akan sulit bagi seseorang untuk mengabaikan Anda, dan orang lain tentu akan memberikan atensi lebih pada Anda.

Baca juga :

Training untuk Manager, Ketahui 4 Cara Meningkatkan Skills Manajer

Kesimpulan

Setelah mengetahui langkah bijak untuk menyelesaikan perbedaan pendapat, Anda akan semakin paham bahwa tidak selamanya setiap orang memiliki pola pikir atau pendapat yang sama satu sama lain.

Jika Anda tenang ketika menyampaikan pendapat dan ingin mendengar pendapat orang lain, maka tidak akan terjadi permasalahan.

ALC Leadership Management dapat membantu Anda melalui program Working Excellence agar dapat mengatur 3 prioritas, yang meliputi mindset, skills yang berkaitan dengan emotional dan pemecahan masalah, serta fokus pada tujuan besar.

Detail info pelatihan hubungi team ALC di 087779199555
Training Online Creative Thinking
  • 25/04/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Self Leadership in Challenging Times
  • 02/05/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Training Online Great Leaders, Great Influencers
  • 16/05/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Training Online Creative Problem Solving and Decision Making
  • 30/05/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Training Online Leading The Millennials
  • 06/06/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Creative Negotiation Skills
  • 12/06/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom