5 Cara Mengatasi Karyawan Yang Tidak Disiplin

Daftar Isi

Salah satu tantangan besar yang terkadang sulit dihadapi oleh para pemimpin dalam perusahaan adalah menangani karyawan yang tidak disiplin atau sulit diatur. Jika Anda tidak ingin menguras emosi, tenaga maupun menurunkan produktivitas saat berhadapan dengan tipe orang seperti ini, maka para pemimpin harus mengetahui cara efektif untuk mengatasi permasalah tersebut.

Karena itulah, para artikel ini kita akan membahas tuntas cara mengatasi perilaku tidak disiplin pada karyawan dan urgensinya dalam lingkungan profesional.

Sebab, disiplin merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberhasilan suatu perusahaan. Namun, terkadang ada karyawan yang susah diatur sehingga berpotensi besar mengganggu kinerja tim maupun keseluruhan perusahaan.

Kenapa Karyawan Harus Disiplin Saat Bekerja?

Disiplin merupakan sikap komitmen seseorang untuk tetap fokus pada tujuan dan menyelesaikan tugas yang diberikan dengan baik.

Dalam konteks pekerjaan, kedisiplinan karyawan inilah yang akan memungkinkan Anda untuk memprioritaskan tanggung jawab dan menyelesaikan tugas tepat waktu sehingga terbentuklah etos kerja yang kuat.

Selain itu, usaha membentuk disiplin dalam perusahaan ini juga dapat memberikan aturan kepada tiap karyawan yang ada di dalamnya tentang bagaimana mereka harus bekerja agar bisa mendapatkan hasil yang efisien dan efektif.

Sebab disiplin akan menciptakan kebiasaan. Kebiasaan ini akan membuatnya menjadi sebuah rutinitas yang dilakukan sehari-hari. Oleh karena itu, memang dalam melatih disiplin saat bekerja dibutuhkan fokus dan komitmen jika ingin tugas yang dikerjakan jadi semakin lancar.

Apa Saja yang Termasuk Disiplin Kerja?

Wujud disiplin kerja yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan profesional ini cukup banyak, tentunya dengan melibatkan berbagai aspek dalam perilaku dan kinerja seorang karyawan.

Sebagai gambaran, berikut adalah beberapa hal yang termasuk dalam disiplin kerja dan bisa Anda jadikan acuan, yaitu:

    1. Kehadiran dan Kepatuhan Waktu
    2. Ketaatan terhadap Aturan dan Kebijakan Perusahaan
    3. Penyelesaian Tugas dengan Tepat Waktu dan berkualitas
    4. Selalu bertanggung jawab dengan tugas dan keputusan yang mereka hadapi
    5. Mampu menjaga etika dan bersikap profesional terutama saat berinteraksi dengan rekan kerja, atasan, dan klien
    6. Kemampuan manajemen waktu yang baik dan efisien
    7. Menjaga komunikasi yang baik, menghormati privasi, menjaga kerahasiaan informasi yang sensitif, dan berperilaku sopan serta menghindari konflik yang tidak perlu.
    8. Penggunaan fasilitas kantor yang bijaksana dan penuh tanggung jawab.

Semua nilai di atas hanya bisa Anda dapatkan dengan melatih cara disiplin dalam bekerja dengan tepat. Sebab tidak semua orang awalnya bisa memiliki manajemen waktu yang baik misalnya jika hal tersebut belum menjadi kebiasaannya.

Baca juga : 

Kenali 3 Penyebab dan Cara Mengatasi Rasa Kurang Percaya Diri

Apa Saja Manfaat Disiplin?

Nyatanya, pembentukan kebiasaan baik seperti disiplin karyawan ini tentu akan menawarkan banyak manfaat tidak hanya bagi setiap individu yang melakukannya namun juga bagi perusahaan.

Bahkan, disiplin bagi karyawan juga menawarkan beberapa manfaat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengembangan dan kesejahraan pribadi hingga kesuksesan dalam ranah profesional. Beberapa manfaat disiplin yang perlu Anda ketahui ini antara lain adalah:

1. Tercapainya Tujuan Lebih Mudah

Pada dasarnya, karyawan yang disiplin akan lebih murah untuk fokus dalam mencapai tujuannya.

komitmennya yang tinggi inilah yang dapat membantu individu tetap termotivasi, bertahan dengan prinsip, sekaligus menghadapi rintangan supaya tetap berada dalam jalur yang seharusnya.

2. Meningkatkan Produktivitas

Selain itu, disiplin juga memainkan peranan penting dalam meningkatkan produktivitas.

Sebab saat seseorang telah memutuskan untuk hidup disiplin maka mereka dapat mengatur waktu lebih efektif, memprioritaskan hal penting untuk dikerjakan dan tidak menunda-nunda pekerjaan.

Kebiasaan ini jelas akan menghasilkan manajemen waktu yang lebih baik, peningkatan efisiensi khususnya saat bekerja.

3. Pengendalian Diri yang Lebih Kuat

Saat seseorang memutuskan untuk menjadi pribadi yang disiplin maka semua rangkaian di dalamnya akan melibatkan pengendalian diri supaya bisa mewujudkan target jangka panjang.

Dengan disiplin inilah yang akan membantu setiap karyawan lebih sadar saat berperilaku, menentukan pilihan dan mengambil keputusan. Sebab mereka akan menghindari perilaku impulsif yang merugikan dirinya.

4. Fokus dan Konsentrasi yang Semakin Meningkat

Manfaat disiplin yang selanjutnya adalah fokus dan konsentrasi yang meningkat. Sebab karyawan yang disiplin, mereka cenderung lebih teliti dan konsisten dalam melaksanakan tugasnya,

Mereka juga mengikuti prosedur dan standar yang telah ditetapkan untuk menjaga kualitas kerja yang konsisten. Jadi kebiasaan disiplin yang dimilikinya ini juga dapat membantu mencegah kesalahan yang dapat merugikan perusahaan.

Apa yang Akan Terjadi Jika Karyawan Tidak Disiplin Dalam Bekerja?

Walaupun setiap orang tahu betapa pentingnya memiliki karyawan yang disiplin dalam mengembangkan perusahaan Anda.

Sayangnya studi dari Achievers menunjukkan jika ada 79% karyawan yang tidak pernah terlibat aktif dalam pekerjaan mereka.

Tentu hal ini merupakan berita buruk bagi para pemilik bisnis karena karyawan mulai menunjukkan tanda tidak disiplin dalam hal paling penting, yaitu pekerjaan sehari-harinya.

Padahal, jika seorang karyawan susah diatur dan tidak disiplin dalam bekerja, dapat timbul beberapa konsekuensi negatif, baik bagi karyawan tersebut sendiri maupun bagi perusahaan secara keseluruhan.

Beberapa dampak negatifnya ini antara lain adalah:

    1. Menurunnya produktivitas karyawan sehingga cenderung kurang fokus, terlambat, dan kurang efisien dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka
    2. Kualitas kerja yang cenderung menurun
    3. Menjadi beban dan gangguan di dalam tim
    4. Berpotensi merugikan perusahaan karena adanya penurunan produktivitas

5 Cara Mengatasi Karyawan yang Tidak Disiplin Dalam Bekerja

Pada dasarnya, cara mengatasi karyawan yang bermasalah dan tidak disiplin dalam bekerja ini membutuhkan pendekatan yang tepat dan tindakan yang efektif.

Meskipun ini adalah tanggung jawab yang sulit, namun jika Anda merupakan seorang pemimpin maka masalah ini adalah hal yang penting untuk ditangani.

Bahkan studi terbaru dari Hiring Monster menemukan bahwa 59% karyawan akan senang jika atasan mereka menangani rekan kerja yang bermasalah.

Oleh karena itu, ada 5 cara menangani pegawai yang tidak disiplin dalam bekerja yang paling mungkin Anda lakukan, yaitu:

1. Komunikasikan Masalah dengan Jelas

Penting bagi seorang pemimpin untuk berbicara empat mata dengan karyawan yang dianggap bermasalah. Jadwalkan waktu untuk duduk berdua dengan karyawan tersebut untuk mencari tahu apa hal yang mendasari mereka melakukan hal tersebut.

Selain itu, komunikasikan juga dengan jelas mengenai harapan dan standar disiplin yang diharapkan dari karyawan dan konsekuensi jika melanggarnya.

Pada tahap ini, Anda harus mendengarkan dengan jelas keluhan dan akar masalah mengapa mereka melakukan hal tersebut supaya mereka merasa lebih dihargai.

2. Berikan Umpan Balik yang Membangun

Setelah mengidentifikasi akar masalahnya, maka pemimpin dapat meluangkan waktu untuk kembali mengobrol sembari memberikan umpan balik yang membangun.

Seringkali cara ini langsung diambil oleh pemimpin tanpa melewati proses identifikasi masalah terlebih dahulu sehingga sering terjadi miskomunikasi.

Tujuan pemberian umpan balik langsung adalah untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang perilaku apa yang perlu diubah, tanpa memicu orang tersebut merasa disalahpahami atau diserang.

3. Paparkan dengan Jelas Ekspektasi dan Konsekuensi Secara Spesifik

Setelah mengetahui penyebab karyawan tidak disiplin dan memberikan umpan balik yang sesuai dengan permasalahan tersebut. Maka Anda perlu mendokumentasikan dengan jelas setiap ekspektasi dan perubahan perilaku.

Selain itu, penting juga untuk menerapkan konsekuensi jika ternyata tidak mampu menunjukkan perubahan perilaku sesuai kebutuhan.

Dalam kebanyakan kasus, orang tersebut akan menganggap masalah ini sangat serius jika menyadari ada konsekuensi yang juga dilibatkan jika tidak berhasil mengembangkan dirinya menjadi lebih baik.

4. Pantau Perkembangan Mereka Secara Berkala

Beri karyawan Anda waktu yang diperlukan untuk memperbaiki perilaku mereka. Selama waktu itu, pantau perkembangan mereka secara berkala dengan umpan balik yang telah diberikan sebelumnya.

Metode untuk memantau perkembangan mereka ini bisa dilakukan dengan beberapa cara yaitu feedback dari rekan kerja maupun menilai kualitas pekerjaan mereka.

Pemeriksaan ini penting dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kemajuan perilaku mereka sesuai dengan  rencana yang telah disepakati bersama. Semua hal ini akan dijadikan bahan untuk evaluasi selanjutnya jika diperlukan.

Baca juga : 7 Strategi Sukses Meningkatkan Karir

5. Diskusikan dengan Bagian HRD

JIka ternyata karyawan bermasalah ini benar-benar sulit untuk ditangani, maka Anda perlu menginformasikan masalah tersebut pada HRD.

Sebenarnya cara ini menawarkan beberapa keuntungan yaitu mereka dapat menerapkan kebijakan perusahaan untuk menghadapi situasi seperti itu.

Bisa juga karena mereka lebih profesional dalam mengelola karyawan dan lebih mengerti ilmunya, maka mereka dapat memberikan opsi serta cara tepat untuk menangani masalah karyawan Anda dengan lebih efektif.

Kesimpulan

Disiplin merupakan faktor penting dalam menjaga produktivitas dan keberhasilan suatu perusahaan karena mencerminkan komitmen untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu. Disiplin kerja mencakup berbagai aspek seperti kehadiran, ketaatan pada aturan, penyelesaian tugas, tanggung jawab, etika, manajemen waktu, dan penggunaan fasilitas kantor.

Manfaat disiplin kerja termasuk memudahkan pencapaian tujuan, meningkatkan produktivitas, memperkuat pengendalian diri, meningkatkan fokus dan konsentrasi, serta mencegah kesalahan. Karyawan yang tidak disiplin dapat menyebabkan penurunan produktivitas, menurunnya kualitas kerja, gangguan di dalam tim, dan berpotensi merugikan perusahaan.

Cara mengatasi karyawan yang tidak disiplin meliputi komunikasi jelas, pemberian umpan balik membangun, paparan ekspektasi dan konsekuensi, pemantauan perkembangan secara berkala, dan berdiskusi dengan bagian HRD jika diperlukan.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, pemimpin dapat mengatasi masalah perilaku tidak disiplin pada karyawan secara efektif, yang pada gilirannya akan membantu menjaga produktivitas dan kualitas kerja di perusahaan.

Detail info pelatihan, hubungi team ALC sekarang
Training Online Creative Thinking
  • 25/04/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Self Leadership in Challenging Times
  • 02/05/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Training Online Great Leaders, Great Influencers
  • 16/05/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom