fbpx

Simak Pentingnya Training Of Trainer Bagi Pengembangan SDM

Training of Trainer

Training Of Trainer, Seberapa Penting untuk Dilakukan?

Training of Trainer (ToT) adalah keterlibatan para trainer ahli untuk melatih calon trainer. Pelatihan ini sesuai dengan topik dan skills tertentu yang dibutuhkan. Training for trainer merupakan peluang besar. Mengingat banyak orang membutuhkan pelatih untuk sertifikasi pekerjaannya.

Lokakarya ToT dapat membentuk instruktur baru yang berkompeten. Yang Nantinya dapat mengajarkan materi tertentu kepada orang yang membutuhkan. Menurut Pacd.eu, kebutuhan akan ToT tergolong sangat krusial, karena mengajarkan orang yang akan mengajarkan skills baru. Harus dipastikan penyampaian konten pelatihan efektif, dengan menggunakan metodologi yang sesuai dan mutakhir.

Lantas, Apa sih Tujuan Training of Trainer itu?

Tujuan utama Training of Trainer (ToT) adalah mempersiapkan trainer baru/ instruktur baru untuk menyajikan informasi secara efektif, menanggapi pertanyaan peserta, dan memimpin kegiatan yang memperkuat pembelajaran. Sasaran lainnya termasuk memastikan bahwa calon trainer dapat:

– Memimpin diskusi.

– Mendengarkan dengan efektif.

– Melakukan pengamatan yang akurat.

– Membantu peserta menerapkan pelatihan dengan pekerjaan mereka.

Baca juga : Kenali Skema Training Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3)

Calon pelatih juga diberikan arahan untuk tetap menjaga eye-contact dengan audiens, menunjukkan sikap positif, berbicara dengan suara yang jelas, memberi isyarat dengan tepat, dan mempertahankan kekondusifan audiens.

5 Manfaat Training of trainer

Setelah menyimak tujuan utama ToT, apa saja manfaat yang kita dapatkan setelah mengikuti pelatihannya? Hasil dari pelatihan ToT, calon trainer dapat:

Pertama, menerapkan praktik-praktik yang efektif dalam menyampaikan materi pelatihan.

Kedua, memfasilitasi keterampilan/ skills tertentu untuk meningkatkan engagement audiens, refleksi diri, creative thinking, serta akuisisi skils.

Ketiga, penguasaan dalam menyampaikan metode dan strategi pelatihan. Adapun metode peltihannya seperti: roleplays, coaching setelah pelatihan, pelatihan online, curhat, serta assessment.

Keempat, berani mengintervensi apabila terdapat kondisi situasi yang sulit. Contohnya adalah menegur audiens yang mengganggu jalannya training.

Kelima, calon trainer dapat menyusun plan pribadinya untuk memperkuat skills yang sudah dimiliki.

Skema Training of Trainer

Bagaimana skema dan detail dari ToT? Dan siapa saja kah yang masuk ke dalam kualifikasinya? Yuk kita simak selengkapnya berikut. Secara garis besar, ToT terbagi menjadi 3 golongan/ level, yakni:

– Training of Trainer KKNI Level 3 (Junior Trainer).

Program Training of Trainer (T0T) KKNI Level 3 ini merupakan program pelatihan yang paling awal untuk mendapatkan sertifikasi sebagai bukti kompetensi seorang trainer. Trainer junior dikhususkan bagi Anda yang belum memiliki pengalaman menjadi seorang trainer. Metode pelatihan dapat berupa presentasi, diskusi, studi kasus, microteaching, maupun assesment.

Adapun luaran yang diharapkan dari ToT adalah meningkatkan kepercayaan diri Anda di bidang trainer professional. Seperti membuat rencana pelatihan, memahami pentingnya K3, menjadi instruktur handal berdasarkan SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia). Persyaratan uji kompetensi junior trainer adalah:

– Memiliki Ijazah minimal SLTA/ sederajat; dan

– Memiliki pengalaman kerja 1 (satu) tahun pada bidang pelatihan/pendidikan; atau

– Memiliki sertifikat pelatihan instruktur junior/ junior trainer.

– Training of Trainer (TOT) KKNI Level 4 (Trainer).

Ini merupakan program pelatihan untuk mendapatkan sertifikasi sebagai bukti pengakuan terhadap kompetensi seorang trainer. Tugas dasar dari training of trainer KKNI level 4 ini adalah menerapkan prinsip kesehatan kerja pada instruktur, mengaplikasikan keterampilan dasar komunikasi, serta efektivitas presentasi dalam menyampaikan materi, serta merencanakan penyajian materi pelatihan.

Adapun kualifikasi peserta memiliki sertifikat kompetensi KKNI Level 4. Jika belum, Anda harus memenuhi salah satu dari 2 kualifikasi ini:

– Memiliki minimal Ijazah SLTA/sederajat.

– Memiliki pengalaman kerja 3 (tiga) tahun pada bidang pelatihan/pendidikan sebagai instruktur/ trainer.

– Memiliki sertifikat pelatihan instruktur/ trainer.

– Training of Trainer KKNI Level 5 (Senior Trainer).

KKNI level 5 ini direkomendasikan bagi senior trainer dan fasilitator yang ingin mendapat sertifikat trainer senior serta pengakuan kompeten dengan sertifikasi nasional dari bnsp (badan nasional sertifikasi profesi).

Tugas utama dari KKNI level 5 ini adalah menerapkan prinsip kesehatan kerja untuk mengendalikan risiko k3, mengorganisasikan asesmen, mengakses Kompetensi, memberikan kontribusi dalam validasi asesmen, dst.

Baca juga : Simak Manfaat dan Metode Pelatihan Sumber Daya Manusia Bagi Karier

Kualifikasi peserta yang harus dipenuhi calon trainer KKNI level 5 (Senior Trainer). Adapun kualifikasi yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut :

– Memiliki minimal Ijazah Diploma Tiga (DIII); dan

– Memiliki pengalaman kerja 3 (tiga) tahun pada bidang pelatihan/pendidikan sebagai instruktur senior/ senior trainer; atau

– Memiliki sertifikat pelatihan instruktur senior/ senior trainer.Instruktur yang berpengalaman dengan Kualifikasi level 5 pada Metodologi Pelatihan di lembaga pelatihan minimal 3 tahun secara berkelanjutan.

– Training of Trainer KKNI Level 6 (Master Trainer).

Training ini satu tingkat lebih lanjut dari KKNI level 5. Adapun yang akan Anda dapatkan dari training for trainer ini adalah memberikan kontribusi dalam validasi dan pelaksanaa asesmen. Mengevaluasi biaya satu program, membuat peta kompetisi, mengembangkan informasi pelatihan melalui media cetak maupun elektronik. Persyaratan untuk KKNI level 6 adalah sebagai berikut:

– Memiliki minimal Ijazah Sarjana (SI); dan

– Memiliki pengalaman kerja 3 (tiga) tahun pada bidang pelatihan/pendidikan sebagai instruktur master/ master trainer; atau

– Memiliki sertifikat pelatihan instruktur master/ master trainer.Nah, setelah menyimak skema Training of Trainer (ToT), sudahkah perusahaan Anda menjalani training tersebut? Jika sudah, seberapa efektif melakukannya?

ALC Leadership Management memiliki program pelatihan Training of Trainer di atas. Kami melibatkan calon trainer dalam proses pembelajaran distributif yang komprehensif. Membangun pengetahuan dan skills yang dibutuhkan untuk melatih trainer secara efektif.

Jadwal Training Online

Procurement and Purchasing Management
  • 15 Nov 2021 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom
Creative Thinking
  • 18 November 2021 | 09.00 - 11.30 WIB
  • Training Online via Zoom
Creative Negotiation Skills
  • 6 Desember 2021 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom
Self Leadership in Challenging Times
  • 14 Desember 2021 | 09.00 - 11.30 WIB
  • Training Online via Zoom
Fraud Audit
  • 13 Jan 2022 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom

Hubungi Team ALC

  • Celebration Garden Blok AC.9 No. 19 Grand Wisata – Bekasi 17510
  • 02182615440
    087779199555

Tinggalkan Balasan

Share With Your Friends