5 Cara Efektif Bagi Manajer Mendelegasikan Pekerjaan Di Kantor

Mendelegasikan Pekerjaan

Daftar Isi

Seringkali, mendelegasikan pekerjaan merupakan kemampuan penting yang harus dilakukan sebagai seorang manajer.

Sebab para pemimpin yang tegas umumnya akan menyadari jika mendelegasikan pekerjaan dapat memberikan banyak waktu bagi mereka untuk lebih fokus pada tugas yang lebih urgent untuk segera diselesaikan.

Tidak hanya itu saja, hal ini ternyata juga dapat memberikan kesempatan bagi para anggota tim Anda untuk semakin berkembang dan terlibat di banyak proyek baru di lingkungan kerja.

Namun tentunya, mendelegasikan pekerjaan kepada anggota tim harus menggunakan cara dan penyampaian yang benar sehingga maksud dan tujuan Anda sebagai seorang pemimpin dapat tersampaikan.

Dalam artikel ini, ALC Leadership akan membahas 5 tips mendelegasikan pekerjaan supaya dapat tersampaikan dengan lebih optimal. Namun sebelum itu Anda harus mengenal terlebih dahulu apa maksud mendelegasikan tugas sebenarnya pada artikel di bawah ini!

Apa Itu Delegasi Pekerjaan?

Delegasi pekerjaan merupakan sebuah tindakan untuk memberikan tugas Anda kepada orang lain. Jika dalam konteks lingkungan kerja maka seorang pemimpin memberikan tugasnya kepada anggota tim.

Selain mengurangi beban tugas yang harus dikerjakan, tentu efisiensi akan semakin meningkat. Sebab, Anda bisa semakin fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas penting yang harus diselesaikan segera.

Tentunya dalam kepemimpinan, kegiatan ini penting untuk dilakukan untuk pengembangan karir karyawan. Tentu ini membuat Anda bisa menjadi seorang pemimpin yang baik.

Baca juga : 

4 Metode Priority Management Agar Pekerjaan Makin Teroganisir

Bagaimana Cara Mendelegasikan Pekerjaan?

Sebuah survey yang dilakukan oleh PWC melaporkan bahwa 55% CEO berpikir bahwa kurangnya kepercayaan dari anggota tim merupakan ancaman bagi pertumbuhan organisasi mereka. Tetapi sebagian besar tidak berbuat banyak untuk meningkatkan kepercayaan.

Salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan anggota tim adalah melibatkan mereka dalam banyak proyek yang baik bagi pertumbuhan karirnya yaitu dengan mendelegasikan tugas.

Apalagi, mendelegasikan pekerjaan kepada bawahan juga merupakan salah satu dari aktivitas collaboration karena Anda selaku pemimpin sebenarnya juga tetap terlibat dalam mengawasi kualitas dan ketepatan waktu pekerjaan.

Hal ini sejalan dengan temuan dari Harvard Business School bahwa 76% orang akan merasa sangat senang, merasa terhormat dan dianggap saat dilibatkan dalam pekerjaan baru untuk mencapai tujuan bersama.

Supaya mereka bisa menangkap maksud baik Anda, maka ada beberapa tips mendelegasikan pekerjaan efektif yang perlu dilakukan, diantaranya adalah:

5 Cara Mendelegasikan Pekerjaan Di Kantor ALC Leadership Management

1. Identifikasi Terlebih Dahulu Tugas yang Hendak Didelegasikan

Penting untuk diketahui jika tidak semua jenis tugas atau proyek dapat didelegasikan. Oleh karena itu, sebelum Anda mulai mendelegasikan pekerjaan penting untuk mengevaluasi terlebih dahulu jenis-jenis pekerjaan yang sedang dimiliki.

Bukannya berarti Anda tidak dapat mendelegasikan tugas-tugas penting. Jika ada anggota tim lain dengan konteks, pengalaman, atau keahlian untuk melakukan pekerjaan ini secara efektif, maka mendelegasikannya mungkin merupakan pilihan yang baik. Namun perlu diingat bahwa mencapai hasil akhir tetap menjadi tanggung jawab Anda.

Oleh karena itu, beberapa jenis pekerjaan yang perlu didelegasikan ini antara lain meliputi pekerjaan yang sesuai dengan kelebihan dan keahlian karyawan serta tugas yang berhubungan dengan tujuan tim secara keseluruhan.

Jadi, sebagai seorang pemimpin penting untuk mengenali talenta yang dimiliki oleh para karyawannya supaya delegasi tugas yang diberikan dapat membantu kemampuannya jadi semakin berkembang.

2. Tentukan Hasil yang Diinginkan dan Berlatihlah untuk Melepaskan

Mendelegasikan pekerjaan bukanlah sembarang menyuruh orang lain untuk mengerjakan sesuatu, namun harus disertai konteks dan tujuan yang jelas. Tujuannya agar anggota tim yang menerima tugas tersebut dapat mengerjakannya dengan optimal.

Jadi, sebelum seseorang mulai mengerjakan sebuah proyek, mereka harus tahu apa yang harus mereka selesaikan dan kapan, termasuk metrik yang akan Anda gunakan untuk mengukur keberhasilan pekerjaan mereka.

Barulah setelah itu, kemampuan delegasi ini akan terlihat oleh para pemimpin saat sudah bisa menyerahkan dan melepaskan dengan benar pekerjaan penting tersebut ke tangan orang lain dengan perasaan percaya.

3. Perjelas Urgensi Tugas

Anda akan sulit mendelegasikan pekerjaan saat tidak bisa menjelaskan prioritas dan urgensi sebagai tugas kepada anggota tim. Jadi, pastikan untuk menjelaskan dengan benar urgensi tugas tersebut dengan menghubungkannya dengan tujuan yang hendak dicapai oleh tim atau organisasi.

Ketika Anda dan tim Anda memiliki kejelasan tentang mengapa pekerjaan tersebut menjadi sangat penting untuk diselesaikan maka akan lebih mudah untuk memprioritaskannya secara efektif dan menyelesaikan tugas tersebut dengan optimal.

4. Berikan Panduan Pengerjaan yang Jelas

Kemampuan komunikasi merupakan salah satu kunci penting dalam mendelegasikan tugas walaupun Anda tentu juga menghindari micro managed supaya anggota tim dapat bekerja dengan lebih nyaman.

Oleh karena itu, saat mendelegasikan tugas maka penting untuk memberikan panduan dan arahan lengkap mengenai cara menyelesaikan pekerjaan dengan tepat, waktu deadline, tujuan, hasil yang diharapkan hingga konteks dan dokumen mengenai detail pekerjaan tersebut.

Perlu diingat bahwa pekerjaan ini mungkin mudah untuk Anda lakukan, tetapi mungkin bagi anggota tim yang baru mengerjakannya tentu membutuhkan beberapa penyesuaian sekaligus arahan agar pengerjaanya tepat.

Baca juga : 

Training Motivasi Karyawan, Ketahui Dampak Besarnya

5. Fokus pada Hasil dan Berikan Apresiasi

Saat mendelegasikan pekerjaan, tujuannya bukanlah agar anggota tim melakukan pekerjaan persis seperti yang akan Anda lakukan. Jadi tidak masalah jika mereka melakukan cara yang berbeda selama hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.

Fokus pada hasil yang diberikan akan memberikan ruang bagi para anggota tim untuk mengembangkan keterampilan dan tanggung jawab untuk mencari tahu cara melakukan pekerjaan tersebut.

Oleh karena itu, usaha mereka juga perlu diapresiasi. Jadi, setelah pekerjaan tersebut selesai dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan maka berilah kredit atas tugas tersebut juga kepada mereka. Sekaligus, pastikan untuk menghargai pekerjaan yang dilakukan anggota tim Anda dengan hadiah maupun pujian.

Kesimpulan 

Artikel ini membahas pentingnya mendelegasikan pekerjaan bagi seorang manajer. Mendelegasikan tugas tidak hanya memberikan lebih banyak waktu kepada pemimpin untuk fokus pada tugas yang lebih mendesak, tetapi juga membantu anggota tim berkembang dan terlibat dalam proyek baru. Namun, delegasi harus dilakukan dengan cara yang benar agar tujuan pemimpin tersampaikan dengan baik.

Artikel ini menjelaskan apa itu delegasi pekerjaan, yaitu tindakan memberikan tugas kepada orang lain untuk meningkatkan efisiensi dan pengembangan karir karyawan. Mendelegasikan tugas juga meningkatkan kepercayaan dalam tim dan melibatkan mereka dalam proyek yang mendukung pertumbuhan karir.

Training Online Assertive Leadership – ALC

Artikel diatas membahas ѕаlаh satu сіrі dаrі ѕеоrаng реmіmріn аѕѕеrtіvе. Untuk Anda yang ingin mеnjаdі реmіmріn yang аѕѕеrtіvе. Yuk gabung dаlаm trаіnіng оnlіnе ALC dаn jangan luра саtаt tаnggаlnуа dibawah іnі уа.

Training Online Assertive Leadership
  • 12/09/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Leadership Fundamental
  • 25/07/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Procurement and Purchasing
  • 14/08/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Supervisory Skills for Great Supervisor
  • 22/08/2024
  • 09.00 - 16.00 WIB
  • Online via Zoom
Detail info pelatihan, hubungi team ALC sekarang