fbpx

Dari 5 Ciri Pemimpin Sejati Ini Mana Yang Anda Miliki?

Pemimpin Sejati

Pemimpin sejati, sudahkah Anda mengenali cirinya?

Apa itu pemimpin sejati? Siapakah pemimpin sejati itu? Mengapa setiap pemimpin sejati dicintai banyak orang?

Seorang pemimpin sejati adalah ia yang menjadikan hidupnya bermanfaat untuk sesama. Ia melihat jabatannya bukan kekuasaan, tetapi kesempatan melakukan perubahan. Ia berusaha mengangkat harkat dan derajat hidup orang-orang disekitarnya tanpa kenal putus asa. Menjunjung tinggi integritas dalam hidupnya, dengan cara selalu berusaha melakukan sesuatu dengan benar meski tak seorangpun melihatnya.

Kepemimpinan adalah sesuatu yang muncul dari dalam dan merupakan buah dari keputusan seseorang untuk mau menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, bagi lingkungan pekerjaannya, maupun bagi lingkungan sosial dan bahkan bagi negerinya.

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa pemimpin hanya sebatas otoritas atau seseorang yang hanya memberikan perintah untuk melakukan suatu pekerjaan. Padahal menjadi pemimpin adalah tentang bagiamana membangun pengaruh positif, tidak seenaknya memberi perintah.

Pemimpin sejati dengan gaya kepemimpinannya bisa dikatakan berhasil dan hal tersebut tidak bisa terjadi dalam satu waktu, tetapi melaui proses yang panjang, memerlukan usaha, serta juga waktu yang tidak sebentar.

Pemimpin sejati tentu berbeda dengan pemimpin yang memiliki konsep kepemimpinan yang konvensional, dimana hanya mengharapkan pujian dan pengormatan dari orang-orang yang dipimpinnya. Jika ia dipuji maka hatinya akan semakin meninggi dan menjadi lupa diri. Berbeda dengan pemimpin sejati, dimana kerja kerasnya dilakukan sepenuh hati tanpa mengharapkan pujian.

Seorang pemimpin sejati adalah seseorang yang mampu memimpin dengan memberikan pengaruh positif atau Lead and Influence to Greatness. Membangun hubungan kuat berdasarkan kepercayaan, rasa hormat dan menyajikan ide dengan baik kepada bawahan. Karena dengan membangun pengaruh positif, bawahan atau karyawan akan lebih loyal dan melakukan segala pekerjaan dengan sukarela.

Berpengaruh bukan semata-mata mengeksploitasi anggota tim untuk mendapatkan apa yang pemimpin mau, tetapi ini adalah tentang bagaimana seorang pemimpin berprilaku dan menjaga sikap dengan membangun kredibilitas menjadi positif dan responsif, membangun kepercayaan dan bersama-sama mencapai kesuksesan dengan Great Leaders, Great Influencers, menjadi pemimpin besar dan berpengaruh.

Pemimpin sejati harus dapat menjadi panutan bagi karyawannya dan berani mengambil tindakan serta bertanggung jawab. Pemimpin harus dapat membimbing, memotivasi, menginspirasi, dan selalu memberi semangat kepada setiap anggota timnya untuk meningkatkan produktivitasnya demi mencapai tujuan bersama sehingga dapat menjadi team yang solid.

Sebelum menjadi pemimpin untuk orang lain, seorang pemimpin sejati harus sudah bisa memimpin dirinya melalui self leadership. Karena ini sangat membantu dalam mempengaruhi orng lain terutama saat mengambil keputusan yang lebih efektif dan efisien. Self leadership adalah sebuah aksi dimana seseorang secara sengaja mempengaruhi pemikiran, perasaan, dan tindakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Baca juga : Mengenali 5 Tipe Leadership Training Indonesia Yang Efektif

Seorang pemimpin sejati harus mempunyai integritas yang tinggi  karena seseorang yang memilki integritas pasti memilki pribadi yang jujur dan berkarakter kuat, mereka akan selalu bekerja keras dalam menyelesaikan pekerjaannya serta selalu jujur dan bertanggung jawab atas tindakannya.

Lalu seorang pemimpin sejati harus mempunyai kecerdasan emosional  selain kecerdasan intelektual, karena seseorang yang memilki kecerdasan emosional, dia akan mampu mengenali dan mengerti emosi diri sendiri dan orang lain serta akan mudah dalam mencari solusi, membuat keputusan, dan berkomunikasi dengan rekan kerja atau atasan. Kecerdasan emosional juga akan mempengaruhi performa dalam bekerja.

Setiap diri kita bisa menjadi pemimpin sejati. Hanya saja untuk menjadi pemimpin sejati, syarat berikut ini yang wajib kita penuhi.

Pertama, niat yang baik. Yang dimaksud dengan niat yang baik disini adalah niat untuk melakukan perubahan yang lebih baik, bukan mengeruk keuntungan dengan lebih baik, bukan mengeruk keuntungan secara berlebih. Disetiap niat baik, ada usaha yang baik, dukungan yang baik serta hasil yang baik.

Setiap niat baik itu memudahkan langkah dalam meraih tujuan yang baik. Tanpa kenal lelah, apalagi putus asa! Sebagai manusia dasar hidup kita adalah niat yang baik. Niat baik inilah yang menuntun hati dan pikiran kita untuk melangkah dan bersikap baik.

Mau menjadi manusia seperti apakah kita nantinya, tergantung pada niat kita yang sebenarnya. Semakin baik niat kita, semakin mudah kita mengambil langkah. Ketika kita memiliki niat baik, hal-hal positif tanpa kita sadari akan terus mengikuti kita dan kita pun akan selalu berada dalam lingkungan yang baik.

Kedua, jujur, tanggung jawab, peduli dan menghormati perbedaan. Pemimpin sejati pantang mengambil hak orang lain atau lebih dikenal dengan korupsi. Karena ini berarti ia bertentangan dengan syarat pertama, niat baik.

Begitu juga tanggungjawab. Pemimpin yang bertanggungjawab selalu berusaha melakukan apa yang ia ucapakan. Ia sangat malu hati jika tidak melakukan apa yang telah ia janjikan. Pantang untuk berbohong dan tidak menepati janjinya. Meskipun terkadang manusia melakukan kesalahan, namun untuk pemimpin sejati sebisa mungkin ia meminimalisir kesalahan.

Pun dengan rasa peduli, setiap pemimpin sejati sudah pasti memiliki rasa peduli pada orang- orang yang ia pimpin. Ia berteguh hati mengubah kondisi menjadi lebih baik lagi.

Ketiga, menjaga kepercayaan. Meski memiliki jabatan, pemimpin sejati ini tidak mau menyalahgunakan kekuasaannya dengan semena-mena, karena ia merasa sangat dipercaya. Antara kepercayaan & kekuasaan itu bedanya sangat tipis, hanya 4 huruf yaitu niat.

Pemimpin sejati karena berniat baik, melihat kepercayaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki kondisi, melakukan perubahan sekaligus mengangkat harkat dan derajat hidup orang lain.

Tak kenal kata menyerah apalagi putus asa, khususnya dalam usahanya mengubah kondisi menjadi lebih baik lagi. Pemimpin sejati sangat memegang teguh janjinya. Bisa diandalkan oleh orang-orang yang dipimpinnya. Dan berani melindungi orang-orang yang dipimpinnya.

Sebaliknya pemimpin dengan niat yang buruk, melihat kepercayaan sebagai kesempatan, dimana ia mengambil kesempatan tersebut sebagai kekuatannya untuk memenuhi ambisi pribadi. Dan berakibat memperburuk kondisi. Bukan mengangkat harkat dan derajat orang lain, justru menurunkan harkat dan derajat orang lain.

Pemimpin yang berniat buruk, sudah pasti mengingkari setiap janjinya. Baginya, setiap janji adalah alat yang digunakan untuk memenuhi ambisi duniawi. Yang jelas ia tidak bisa diandalkan. Ya karena ia tidak peduli dengan perbaikan kondisi yang telah ia janjikan beribu kali.

Apalagi melindungi orang-orang yang dipimpinnya? Ia sama sekali tidak mempunyai niat untuk melakukan hal itu. Satu-satunya yang ia pedulikan hanyalah melindungi setiap jabatan, kekuasaan & kekayaan yang ia miliki. Selebihnya, ia tak peduli lagi.

Keempat, pemimpin sejati memiliki sifat tulus dan tegas. Pemimpin sejati itu berhati tulus. Tidak berharap untuk dibalas kembali. Ia juga bersikap tegas. Berani berkata tidak pada setiap keburukan dan ya pada setiap kebaikan. Mengatakan yang benar itu benar dan yang salah tetap salah.

Artinya jika ia tahu ada penyelewengan jabatan dan kepercayaan, maka ia bersikap tegas. Tegas itu sangat berbeda dengan kejam lho. Pemimpin yang tegas itu melakukan apa yang harus dilakukan. Tidak ada sedikitpun niat untuk menyakiti apalagi menindas pihak lain.

Baginya yang terpenting adalah menegakkan kebenaran demi memberi manfaat kepada banyak orang. Sementara itu pemimpin yang kejam cenderung melakukan apapun selama keinginannya terpenuhi. Ia tak peduli apakah tindakannya itu benar ataupun salah. Ia juga tega menyakiti atau menindas orang lain. Karena yang terpenting ambisi pribadinya bisa tercapai.

Kelima, menghargai dan pembelajar sejati. Setiap pemimpin sejati tahu betul cara menghargai anggotanya. Atas setiap support mereka yang turut berusaha meraih tujuan bersama. Ia pun tahu cara menghargai orang-orang yang berbeda pendapat dengannya.

Baca juga : Training Kepemimpinan, Mengapa Begitu Penting Bagi Perusahaan?

Baginya setiap perbedaan itu indah selama tujuannya baik. Tidak untuk saling menjatuhkan apalagi mencelakakan, tidak merasa dirinya yang paling benar. Ia mau mendengar pendapat, ide maupun masukan dari berbagai kalangan tanpa memandang tingkat jabatan.

Setiap pemimpin sejati itu adalan pembelajar sejati. Ia senang sekali mempelajari hal baru. Melakukan sesuatu yang baru dan mengajak orang-orang yang dipimpinnya untuk melakukan hal baru bersama-sama.

Kepemimpinan sejati adalah kepemimpinan yang didasarkan pada kerendahan hati. Kenneth Blanchard, mengatakan bahwa kepemimpinan dimulai dari dalam hati dan keluar untuk melayani mereka yang ingin dipimpinnya.

Pemimpin sejati mampu menemukan visi dan misi dalam hidupnya, ketika terjadi dalam kedamaian dalam hidup maka akan membenrtuk dalam membangun karakter yang kokoh baik dalam diri sendiri maupun dalam perusahaan.

Untuk Anda yang ingin mengetahui kriteria seorang pemimpin, kita simak bersama di artikel ini yuk kenali 5 tipe pemimpin.

Jadwal Training Online

Procurement and Purchasing Management
  • 15 Nov 2021 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom
Creative Thinking
  • 18 November 2021 | 09.00 - 11.30 WIB
  • Training Online via Zoom
Creative Negotiation Skills
  • 6 Desember 2021 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom
Self Leadership in Challenging Times
  • 14 Desember 2021 | 09.00 - 11.30 WIB
  • Training Online via Zoom
Fraud Audit
  • 13 Jan 2022 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom

Hubungi Team ALC

  • Celebration Garden Blok AC.9 No. 19 Grand Wisata – Bekasi 17510
  • 02182615440
    087779199555

Tinggalkan Balasan

Share With Your Friends