fbpx

7 Cara Mengenali Toxic Employee Dalam Sebuah Perusahaan

Toxic Employee

Toxic employe sangat berbahaya loh! Kenali ciri-cirinya sebelum terlambat

Dalam dunia kerja setiap hari kita melakukan interaksi dan komunikasi antar sesama staff perusahaan. Interaksi memiliki dampak yang besar bagi kehidupan, tanpa terkecuali di dunia kerja. Dampak yang ditimbulkan baik positif ataupun negatif.

Dari interaksi tersebut terbentuk kontak sosial. Kontak sosial merupakan tahap dimana terjadinya hubungan sosial komunikasi. Hal yang disampaikan bisa berupa informasi atau reaksi terhadap informasi yang disampaikan. Dari interaksi sosial dan kontak sosial ini sering ditemukan konflik atau permasalahan.

Permasalahan atau konflik yang berada dalam sebuah perusahaan tidak selamanya berasal dari karyawan yang memiliki kinerja yang kurang baik. Namun bisa saja berasal dari karyawan yang memiliki kemampuan dan kinerja yang baik. Bahasa kerennya, karyawan yang seperti ini dikenal dengan toxic employee.

Apa itu toxic employee? Toxic employee adalah karyawan yang sering merugikan ataupun menyulitkan perusahaan dan orang-orang sekitarnya. Mereka senang menebarkan rasa tidak bahagia kepada staff pekerja lainnya dan menyebabkan dampak terhambatnya pertumbuhan perusahaan.

Efek perilaku ini seperti sebuah virus yang menginfeksi. Selain menyebarm dapat menular, dan menjangkiti orang lain. Biasanya mereka terkenal dengan istilah “biang onar” yang membuat karyawan lain merasa tidak nyaman, jengkel, marah, kesal, menghambat kinerja dan produktivitas, serta menguras energi.

Meskipun perekrutan atau seleksi karyawan dilakukan dengan sangat ketat. Sayangnya masih ada saja ditemukan toxic employee yang lolos dan menciptakan permasalahan ditengah karyawan lainnya. Sering ditemukan banyaknya karyawan yang resign dari perusahaannya dikarenakan dirinya berada dalam lingkungan yang sama dan bekerja dengan karyawan yang toxic.

Seorang karyawan bisa menjadi toxic employee karena merasa dan menganggap dirinya penting, berharga, dan berguna untuk perusahaan. akan tetapi keadaannnya tidak seperti apa yang dikhayalkan.

Dari persepsi diri yang terlalu berlebihan, akan memicu kesenjangan antara kenyataan dan khayalan yang dibuat. Sumber dari toxic employee adalah ego yang terlalu tinggi, dan berdampak membuat seseorang menjadi over confidence, self centered, dan over rated pada dirinya sendiri. 

Baca juga : Training Motivasi Karyawan, Ketahui Dampak Besarnya

Terbayang bagaimana kita bekerjasama dengan seseorang yang berpotensi sebagai toxic employee, sudah pasti sangat tidak nyaman bukan? Akan menghambat banyak hal terutama kinerja kita dalam perusahaan.

Untuk itu sangat penting mengetahui ciri-ciri toxic employee sebeum menjadi sumber masalah di perusahaan. Bagaimana ciri-cirinya?

Yuk simak 7 cara mengenalinya:

Pertama, senang bergosip. Toxic employee biasanya membentuk sebuah kelompok dan membuat gosip atau cerita yang belum tentu benar adanya. Dari gosip ini akan mengundang konflik.

Meskipun cenderung masalah sepele, namun pada kenyataannya gosip-gosip kecil inilah yang bisa merusak hubungan bai kantar karyawan, menghambat kinerja, membuat rasa tidak nyaman, dan merusak kinerja dalam sebuah perusahaan. Faktanya bergosip merupakan salah satu kegiatan yang bisa menjadi penghambat karier kita loh!

Kedua, tidak mau bertanggung jawab dan suka menyalahkan orang. Mereka cenderung menyalahkan karyawan lain untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Seolah bersikap tidak melakukan kesalahan apapun, tidak mau jujur dan bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuat.

Lebih suka mengeluh dan menyalahkan orang lain daripada mencari solusi dan menyelesaikan masalah. Mereka cenderung mengalami permasalahan dalam character and culture buildingnya.

Ketiga, menunjukkan perilaku yang buruk. Working excellence merupakan musuhnya. Karyawan ini selalu memancarkan aura negatif dan tidak bahagia dalam lingkungan pekerjaan. Mereka cenderung merasa tidak pernah puas dengan pekerjaannya sendiri, tidak pernah merasa nyaman berada di kantor, dan cenderung mengajak orang lain atau menghasut orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Keempat, merasa selalu benar. Menurutnya setiap masalah disebabkan oleh orang lain. Mereka tidak menyadari kesalahan mereka sendiri, merasa selalu menjadi superior dan tidak memperdulikan kritik atau saran dari orang lain.

Kelima, kritis terhadap hal-hal yang tidak penting. Menjadi pribadi yang kritis akan sesuatu hal memang baik, kita akan menjadi pribadi yang terus menerus belajar. Namun tidak dengan toxic employee. Mereka cenderung kritis terhadap hal-hal yang tidak penting. Tujuannya adalah agar dapat terlihat “akulah” orang penting dan terlihat vokal diantara karyawan lainnya.

Keenam, emosional. Menjengkelkan merupakan bagian dari toxic employee. Karyawan seperti ini sangat tempramen dan emosional. Bila ditegur dan dikritik ia akan cenderung berontak dan mengelak. Kritik dinilai sebagai bentuk penyerangan terhadap dirinya.

Ketujuh, tidak pernah bersyukur. Tidak mampu merasa bersyukur. Mereka selalu berkata “hal ini memang pantas saya dapatkan, karena saya sudah melakukan A sampai Z”. Jika tidak mendapatkan hal yang sama dengan rekan lainnya mereka akan menuntut. Tidak ada rasa terimakasih, dan hanya fokus terhadap sisi negatifnya saja.

Baca juga : Mengenal 5 Manfaat Pelatihan Manajemen Pada Perusahaan

Setelah membaca penjelasan mengenai 7 Cara Mengenali Toxic Employee dalam Sebuah Perusahaan, apakah Anda sudah memahaminya? Jika di perusahan terdapat toxic employee segera atasi permasalahan tersebut agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih besar di kemudian hari.

Jika membutuhkan lembaga training untuk mengadakan pelatihan bagi Sumber Daya Manusia di perusahaan Anda, ALC Leadership Management memiliki program training SDM dengan pendekatan yang berbeda. Selain itu ALC Leadership Management juga memiliki program training dengan topik Toxic Employee.

Training bisa diadakan secara offline maupun online. Beberapa contoh materi program training untuk manager yang disukai klien kami di antaranya The Power of Integrity, The Power of Working with Emotional Intelligence, Boost Your Focus, Increase Your Impact, dsb.

Tingkatkan keahlian SDM Anda hari ini :

– Ketahui bagaimana mengubah cara pandang Anda akan pentingnya bekerja dengan integritas sekaligus memahami dampaknya pada pola pikir, sikap & perilaku, melalui The Power of Integrity.

– Pahami bagaimana cara Meningkatkan kecerdasan emosi yang berdampak pada perkembangan karir, bisnis serta prestasi, melalui The Power of Working with Emotional Intelligence

– Pelajari bagaimana cara mendorong Anda fokus dalam meningkatkan pola pikir serta membangun impact dampak melalui kebiasaan positif, baik di pekerjaan, bisnis maupun kehidupan sehari-hari dengan ALC Method, melalui Boost Your Focus, Increase Your Impact.

Detail info pelatihan hubungi team ALC di 087779199555

Jadwal Training Online

Procurement and Purchasing Management
  • 15 Nov 2021 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom
Creative Thinking
  • 18 November 2021 | 09.00 - 11.30 WIB
  • Training Online via Zoom
Creative Negotiation Skills
  • 6 Desember 2021 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom
Self Leadership in Challenging Times
  • 14 Desember 2021 | 09.00 - 11.30 WIB
  • Training Online via Zoom
Fraud Audit
  • 13 Jan 2022 | 09.00 - 12.00 WIB
  • Training Online via Zoom

Hubungi Team ALC

  • Celebration Garden Blok AC.9 No. 19 Grand Wisata – Bekasi 17510
  • 02182615440
    087779199555

Tinggalkan Balasan

Share With Your Friends