5 Cara Membangun Team Solid Dalam Dunia Kerja, Yang Ke-4 Wajib Dikuasai!

Team Solid

Team Solid Dalam Dunia Kerja, Berikut 5 Caranya

Bekerja dalam sebuah perusahaan, Anda tidak bisa mengerjakan segala sesuatunya sendiri. Tidak ada istilah single faighter. Apapun gender Anda dalam dunia perusahaan tidak bisa bekerja secara individual dan Anda bersikap perfeksionis. Meskipun Anda memiliki tanggung jawab dan pekerjaan masing-masing, namun Anda membutuhkan bantuan serta dukungan dari rekan kerja atau team kerja untuk mencapai tujuan dan keberhasilan perusahaan Anda.

Membentuk team solid bukanlah perkara yang mudah. Banyak hal yang harus Anda pertimbangkan, mulai dari karakter rekan kerja Anda, pemikiran yang belum berbeda, ataupun cara kerja, dan masih banyak perbedaan serta perselisihan lainnya. Bisa saja Anda dan team menemukan jalan buntu dan tidak bisa mendapatkan jawaban maksimal atas suatu permasalahan yang sedang dihadapi.

Tetapi Anda jangan khawatir, sesuatu hal yang sulit bukan berarti tidak bisa dilakukan bukan? Selama Anda mengetahui bagaimana caranya untuk bisa membangun team solid dan efektif. Penasaran? Bagaimana bisa membentuk tim solid dalam pekerjaan? Yuk simak penjelasan berikut!

5 Cara Membangun Tim Solid

Pertama, punya visi dan misi yang sama. Sebuah team tidak akan dapat bekerja dengan baik jika tidak memiliki visi dan misi yang sama. Jika visi dan misi antara rekan kerja team berbeda, tujuan ataupun hasil yang dicapai pasti tidaklah sama.

Menyamakan visi, misi, dan tujuan antara pimpinan maupun sesama rekan anggota penting dilakukan. Kepentingan team lebih diutamakan daripada kepentingan individu. Karena visi dan misi yang sama merupakan langkah awal dalam menciptakan team yang solid.

Baca juga : 5 Cara Meningkatkan Emotional Intelligence Untuk Kesuksesan Karir

Kedua, membangun rasa percaya. Rasa percaya antara rekan kerja merupakan hal dasar yang harus diterapkan. Jika tidak ada rasa percaya antara anggota, dikemudian hari pasti akan menimbulkan konflik dan saling menyalahkan satu sama lain. Konflik tersebut akan menjadi panjang, dan menjadi permasalahan antara individu.

Pekerjaanpun akan menjadi berantakan dan tidak selesai. Permasalahan tersebut akan menciptakan toxic employee dan membuat lingkungan kerja menjadi tidak nyaman. Dan jangan sampai hal tersebut menjadi penghambat karir Anda.

Dengan membangun rasa percaya antara anggota, maka setiap individu dapat bekerja dengan rasa tanggung jawab penuh, dan tidak membebankan rekan kerja lainnya.

Ketiga, pahami peran dan tanggung jawab. Membentuk team yang solid, maka tidak mungkin tiap anggota memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama. Perlunya pembagian tugas yang sesuai dengan kemampuan dan perannya masing-masing. Hal ini dilakukan untuk menghindari tumpang tindih pekerjaan. Jika hal itu terjadi, maka akan merepotkan rekan kerja lain dan menghambat tercapainya tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Keempat, jalin komunikasi. Komunikasi merupakan hal yang penting dalam membangun sebuah team solid. Dengan komunikasi yang baik pekerjaan akan menjadi mudah diselesaikan. Jangan menganggap sepele pentingnya komunikasi.

Pada kenyataannya, kerap kali ditemukan permasalah pekerjaan yang timbul dikarenakan buruknya komunikasi. Coba Anda bayangkan, Anda memberikan tugas tanpa memberikan sebuah penjelasan kepada rekan kerja Anda, kemudian rekan kerja Anda mengerjakan tugas tersebut. Sudah dapat dipastikan pekerjaan yang diselesaikannya akan menjadi berantakan, karena tidak adanya komunikasi.

Jika Anda karyawan baru lalu ditempatkan pada sebuah team  kerja, Ainy Fauziyah Seorang motivator perempuan Indonesia dan motivator terbaik Indonesia di bidang leadership, memberikan video motivasinya pada chanel youtubenya yang berjudul Strategi Mengenai Berani Berbicara dengan Orang Baru. Ada 4 tips yang diberikan:

1. Sapa terlebih dahulu, jangan sungkan atau tidak percaya diri (malu).

2. Pandang wajah lawan bicara Anda dengan tersenyum.

3. Ketika lawan bicara Anda memberikan sebuah cerita, jawaba, atau penjelasan, simaklah dengan baik.

4. Nikmati setiap prosesnya untuk membangun keterikatan melalui komunikasi dengan orang baru.

Namun, komunikasi antar rekan team tidak selalu harus secara tatap muka. Anda bisa memanfaatkan aplikasi komunikasi seperti WhatsApp, Line, Messenger, Telegram, SMS, dan aplikasi lainnya.

Kelima, menghormati dan menghargai. Berbagai karakter dan ide yang ada dalam sebuah team, merupakan sebuah keberagaman. Antara individu dalam team kerja harus saling menghormati dan menghargai. Jika antara anggota sudah saling menghargai dan menghormati, sudah menjadi pribadi responsif, ditunjang dengan character and culture building dengan begitu tim yang kompak dan juga kuat akan mudah terbentuk.

Baca juga : Pemimpin Berkompeten Memiliki 12 Kompetensi Soft Skill

Nah, Setelah menyimak 5 Cara Membangun Team Solid dalam Dunia Kerja, sudahkah perusahaan Anda memiliki team kerja yang solid? Apakah Anda sudah memberikan pelatihan agar terbentuknya team kerja yang solid kepada karyawan Anda? Jika sudah, seberapa efektifnya?

Dengan mengikuti pelatihan dan pengembangan sdm bersama ALC Leadership Managemen dengan topik “Building Solid Teams” kami mengajak Anda menyadari pentingnya membangun team solid dalam menghadapi perubahan. Dan memahami 5 langkah mudah membangun team solid. Merenungkan tindakan nyata apa saja yang akan mereka lakukan serta membangun tekad untuk mewujudkannya.

Dengan menggunakan metode 90% praktik, 10% teori. Lebih banyak praktek daripada teori. Komunikasi 2 arah, video inspiratif & game yang menyenangkan.

Tingkatkan Team Solid pada Perusahaan  Anda hari ini dengan Topik Pelatihan ”Building Solid Team

Materi yang Akan Diberikan :

– Team Solid, Mengapa Begitu Penting?

– 5 Langkah Mudah Membangun Team Solid.

– Bangun Tim Solid Anda.

– Bangun Perubahan Raih Tujuan Bersama.

Detail info hubungi team kami di 087779199555 Team Solid Dalam Dunia Kerja, Berikut 5 Caranya.

2 Comments

Leave a Reply